Senin, 09 Juni 2014

Perlengkapan yang Dibawa Saat Umrah (InsyaAllah Lengkap)


Allahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni'mata laka wa al mulk la syarika laka.

Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan berkunjung ke Baitullah untuk melakukan Ibadah Umrah dan ziarah melalui  NRA Tour & Travel pada periode 03-11 April 2013. Umrah saat ini adalah pilihan yang terbaik, mengingat masa tunggu antrian untuk menunaikan Haji reguler saat ini sudah mencapai 9-10 tahun. Sedangkan untuk Haji plus masa tunggu sudah mencapai 5 tahun. Antrian yang cukup lama membuat sebagian besar orang memutuskan untuk melakukan Umrah terlebih dahulu. Terlebih dari tahun ke tahunnya untuk biaya Umrah selalu naik. Ada yang hanya belasan juta rupiah hingga dua puluh-tiga puluh juta rupiah per orangnya. Perbedaan harga ini dikarenakan perbedaan penerbangan dan juga waktu keberangkatan, seperti Lion Air, Garuda Indonesia, Saudia Arabia Airlines, Etihad Airways, dsb. Untuk penerbangan Lion Air dan Garuda Indonesia, dari Cengkareng langsung menuju ke Jeddah tanpa transit (pp). Sedangkan penerbangan asing, biasanya melakukan 1 kali transit ke negaranya terlebih dahulu.

Berapa lama sih penerbangannya? Untuk penerbangan langsung (tanpa transit) seperti Lion Air dan Garuda Indonesia, biasanya sekitar 9-10 jam saja, tergantung cuaca dan kecepatan pesawat selama penerbangan. Perbedaan waktu antara Jakarta dengan Jeddah adalah 4 jam. Waktu di Jeddah (KSA) 4 jam lebih lambat dibandingkan waktu Jakarta (WIB).

Sebagai contoh, dari Jakarta ke Jeddah saya terbang pukul 11:10 WIB, mendarat di Jeddah hari yang sama pukul 16:15 KSA atau pukul 20:15 WIB (09 jam 5 menit). Dari Jeddah ke Jakarta saya terbang pukul 18:30 KSA, mendarat di Jakarta esok hari pukul 07:40 WIB atau pukul 03:40 KSA (09 jam 10 menit). Waktu tersebut adalah jam take off dan landing. Belum termasuk proses antrian keluar-masuk pesawat, pemeriksaan check-in, pemeriksaan paspor, pengambilan bagasi. Keseluruhan proses ini dapat menghabiskan waktu 1 - 2 jam.




Bagi yang baru pertama kali akan melakukan Umrah, tentu akan dibingungkan dengan berbagai perlengkapan yang harus dibawa. Berikut ini saya mencoba menjabarkan perlengkapan apa saja yang harus dibawa saat Umrah, beserta tips ala Maestro Intermezzo dan tentu saja dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.


Persiapan Sebelum Umrah
  
Sebelum melakukan Umrah, sebaiknya kita mempersiapkan fisik dengan sebaik-baiknya. Beberapa point menurut saya yang perlu diperhatikan:
  • Pastikan masa berlaku Paspor masih tersisa lebih dari 3 bulan dari tanggal keberangkatan. Bila belum memiliki Paspor, persiapkan 1 (satu) bulan sebelum tanggal keberangkatan yang diinginkan. Untuk kepengurusan Paspor menghabiskan biaya tidak sampai Rp.300.000,- dapat diselesaikan dalam waktu maksimal 2 minggu (normal), sedangkan bila melalui biro jasa dapat diselesaikan 1 hingga 3 hari dengan biaya berlipat antara Rp.800.000,- sampai 1.500.000,-
  • Pastikan nama pada Paspor telah terdiri dari 3 (tiga) suku kata. Apabila nama Anda hanya terdiri dari satu suku kata (Agus) atau dua suku kata (Agus Supriyanto), maka harus dilakukan penambahan (perubahan) nama/endorsement menjadi minimal 3 (tiga) suku kata. Tambahkan nama ayah kandung. Seperti saya melakukan penambahan nama/endorsement di Imigrasi menjadi Agus Supriyanto Sumoro. Kalau tidak salah biayanya Rp.0,- alias gratis. Paspor tetap menggunakan Paspor yang sudah ada, hanya saja dihalaman pengesahan di stempel endorsement dan dicetak nama tambahan (perubahan).
  • Vaksinasi Meningitis/Kartu Kuning harus dilakukan selambatnya 2 minggu sebelum berangkat Umrah, agar vaksin dapat bekerja dengan optimal.
  • Vaksinasi Influensa juga dapat dilakukan untuk menunjang daya tahan tubuh (tidak wajib/opsional).
  • Olahraga teratur, mengingat aktivitas Umrah adalah aktivitas yang cukup menguras energi, apalagi aktivitas ibadah diganjar pahala 1000 kali lebih baik dibandingkan di Tanah Air. Sesorang yang jarang ke Masjid sekalipun, InsyaAllah akan lebih sering ke Masjid selama di sana. Aktivitas ibadah Sholat-Baca Al-Quran dan Sholawat, berdiam diri di Masjid, merupakan ladang pahala bagi umat Muslim. Maka persiapkanlah diri Anda dengan berolahraga secara tertatur berupa senam kebugaran dan berjalan kaki setidaknya sebulan sebelum keberangkatan. Secukupnya saja, tidak usah berlebihan, nantinya malah sakit karena kelelahan menjelang berangkat Umrah. 
  • Tidur malam secukupnya, seminggu sebelum keberangkatan pastikan tidur malam berada dalam rentang 6-8 jam. Kurangi pekerjaan yang mengharuskan lembur sampai larut malam. Tidak begadang yang tidak jelas seperti nonton TV atau keluyuran di luar rumah adalah pilihan bijaksana :) Kurang istirahat dapat menyebabkan tensi darah tinggi.
  • Makan makanan bergizi ditambah suplemen tambahan apabila diperlukan agar kondisi tubuh selalu dalam keadaan prima.
  • Baca buku panduan yang diberikan pihak Travel. Biasanya telah disusun secara urut dan sistematis. Namun apabila tidak mengerti, tidak perlu pusing. Selama kegiatan ibadah Umrah, biasanya pihak travel telah menyiapkan Pemandu/Ustadz yang akan menuntun Peserta Umrah dari Tata Cara Ibadah hingga pembacaan niat dan doa bersama-sama. Jadi tidak perlu pusing apabila tidak hapal. Baca saja.
  • Datangi acara Manasik yang diselenggarakan oleh pihak Travel, biasanya acara Manasik diselenggarakan antara H-7 hingga H-1 sebelum keberangkatan. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan apabila terdapat hal yang tidak dimengerti sewaktu acara Manasik.


Waktu Tepat Untuk Umrah

Mengenai waktu yang tepat untuk Umrah, lihat terlebih dahulu apakah cuaca di Mekkah dan Madinah sedang musim panas atau sedang musim dingin. Karena akan sangat mempengaruhi perlengkapan yang harus dibawa. Lokasi sebagian besar merupakan gurun, sehingga cuaca dapat menjadi ekstrim panas dan ekstrim dingin dengan perbedaan suhu yang sangat mencolok antara siang dan malam hari. Tingkat kelembaban udara sangat rendah.

  • Bulan Maret-Mei merupakan waktu yang paling nyaman untuk Umrah. Pada bulan-bulan ini suhu udara terhitung nyaman untuk beribadah bagi kita yang tinggal di Indonesia. Untuk di kota Mekkah saat kemarin saya melakukan Umrah, pada layar informasi di dinding Zamzam Tower seberang Masjidil Haram, suhu siang hari berkisar 34-35 derajat Celcius dan malam hari sekitar 22-25 derajat Celcius. Hembusan angin gurun juga menambah dinginnya malam, apalagi setelah mengambil air wudhu. Badan saya sempat menggigil saat mampir sholat Isya di pertengahan perjalanan dari Jeddah ke Madinah.
  • Bulan Juni-Oktober merupakan musim panas, suhu siang hari dapat mencapai 51-55 derajat Celcius. Pada cuaca sepanas itu, menurut tour guide biasanya sekolah-sekolah diliburkan. Siapkanlah beberapa handuk kecil untuk dibasahi dengan air, untuk diletakkan di atas kepala mengurangi dehidrasi. Beberapa orang mengalami pendarahan di hidung/mimisan karena kering. Payung atau topi dapat digunakan apabila sedang melakukan ziarah keliling kota.
  • Bulan November-Februari merupakan musim dingin, suhu dapat mencapai 2-8 derajat Celcius pada malam hari.


Perlengkapan Umrah

Disarankan jangan membawa terlalu banyak perlengkapan pribadi agar selama ibadah kita merasa nyaman dan tidak perlu direpotkan beratnya koper/bagasi. Sewaktu kepulangan, pasti Anda akan membeli beberapa macam oleh-oleh yang secara otomatis membutuhkan ruang kosong tempat penyimpanan dan air zam-zam yang cukup berat. Perlengkapan yang harus dibawa saya kelompokkan menjadi 3 bagian, yakni:
  • Pelengkapan Langsung Pakai di Tubuh
  • Perlengkapan pada Koper Besar / Bagasi [Laki-laki] dan [Perempuan]
  • Perlengkapan pada Koper Kecil / Cabin

Perlengkapan Langsung Pakai di Tubuh
  • Sandal jepit. Baik pria atau wanita, cukup menggunakan sandal jepit/sepatu sandal. Dapat dipergunakan dari keberangkatan hingga kembali. Boleh juga sandal jepit macam yang dijual bebas di toko, ataupun sandal jepit yang bermerek luar. Apapun sandalnya, yang penting nyaman dikaki. Hindari sandal yang menutupi mata kaki. Cukup satu saja. Pada saat tawaf dan sai tidak menggunakan sandal, kecuali wanita menggunakan kaus kaki.
  • Tas Pinggang. Dapat digunakan untuk menyimpan untuk menyimpan paspor, dompet, uang, handphone dan kamera pocket. Siapkanlah kertas 2-3 lembar dan pulpen untuk mencatat. Misalnya mencatat kamar dan nama hotel tempat menginap, tempat bertemu dengan rombongan, tempat makan, acara waktu ziarah bersama rombongan. Tas pinggang dapat dikenakan sewaktu sholat, untuk keamanan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

  • Telepon. Untuk penghematan, gunakan kartu GSM operator yang menawarkan tarif Roaming Internasional khusus Umrah. Biasanya dibagi menjadi dua tarif roaming, yakni Roaming Telepon dan Roaming Data.

    • Roaming Telepon adalah tarif yang dikenakan untuk melakukan panggilan dan menerima panggilan, termasuk SMS.
    • Roaming Data adalah tarif yang dikenakan untuk melakukan koneksi internet/GPRS melalui browser di telepon ataupun akses data bagipengguna SmartPhone seperti BlackBerry dan Tablet.
    Saya menyarankan tidak perlu mengaktifkan fitur Roaming Data apabila tidak penting. Ingat Ibadah Umrah adalah yang utama, bukan untuk update status via media sosial seperti Facebook/Twitter/Foursquare/Path ataupun Blackberry. Anda akan direpotkan oleh banyaknya mention titipan doa dari teman-teman Anda dan oleh-oleh khas Tanah Suci tentunya :)
    Untuk detail dapat dicek di masing-masing website operator/provider GSM yang ada di Tanah Air. Atau lihat perbandingan tarif roaming antar operator untuk kenyamanan komunikasi selama Umrah silahkan klik disini.
    Bagi yang tidak mau repot dengan masalah isi pulsa maupun setting khusus untuk mendapatkan telepon murah ke Tanah Air, di bandara King Abdul Aziz Jeddah ada yang menawarkan kartu perdana lokal seharga 50 real (sekitar 135 ribu) dengan pulsa 40 real (108 ribu). Bisa digunakan langsung untuk akses internet di Tablet ataupun Smartphone Anda. Di pinggir jalan sekitar hotel atau kaki lima di sekitar Masjid di Mekkah maupun Madinah juga ada yang menjual kartu perdana dan pulsanya. 

    Perbandingan tarif roaming antar operator untuk kenyamanan komunikasi selama Umrah silahkan klik disini. 


    Tips penting ala Maestro Intermezzo seputar penggunaan Telepon GSM dari provider Tanah Air (Indosat/Telkomsel/XL/dll): 
    • Saat menggunakan Telepon GSM provider Tanah Air, menerima panggilan telepon akan mengurangi pulsa selama di Tanah Suci. Biaya menerima panggilan telepon promo Umrah saat ini berkisar Rp.3.000,- sampai Rp.15.000,- (per menit, tergantung operator GSM yang digunakan).
    • Perhitungan tarif telepon biasanya berdasarkan pembulatan keatas per satuan menit. Penggunaan telepon 15 detik pun akan dikenakan tarif berbicara selama 1 menit. Biaya telepon/melakukan panggilan ke Indonesia promo Umrah saat ini berkisar Rp.3.500,- sampai Rp.15.000,- (per menit, tergantung operator GSM yang digunakan).
    • Komunikasi dengan keluarga cukup melalui SMS, kecuali ada hal penting yang harus disampaikan melalui pembicaraan telepon. Gunakan pulsa secara bijak. Biaya kirim SMS ke Indonesia saat ini berkisar Rp.500,- sampai Rp.7.500,- per SMS (160 karakter), tergantung operator.
    • Menerima SMS saat artikel ini ditulis adalah gratis untuk operator Indosat/Telkomsel/XL.
    • Gunakan kartu perdana baru, agar tidak terganggu SMS penawaran kartu kredit/pinjaman tanpa agunan/asuransi/penawaran lainnya
    • Gunakan kartu perdana baru, agar tidak terganggu telepon dari telesales marketing kartu kredit/pinjaman tanpa agunan/asuransi/penawaran lainnya. Ingat menerima telepon mengurangi pulsa Anda! Baca tips pertama.
    • Bawa voucher isi ulang fisik, setidaknya nominal Rp.100.000,- sebanyak beberapa lembar voucher, disesuikan kebutuhan komunikasi Anda. Kalaupun tidak digunakan, masih dapat dijual kembali setibanya di Indonesia :)
    • Mau lebih irit, beli kartu perdana di sana seperti STC ataupun Mobily.
    • Jangan lupa, ubah nomor telepon dari daftar kontak Anda yang sebelumnya hanya tersimpan 0812xxxxxxxx menjadi +62812xxxxxxxx (hilangkan angka 0 menjadi +62). 0856xxxxxxxx menjadi +62856xxxxxxxx (hilangkan angka 0 menjadi +62). Atau telepon rumah 021575xxxx menjadi +621575xxxx (hilangkan angka 0 menjadi +62). Jika tidak diubah sesuai standar internasional, maka panggilan telepon dan pengiriman pesan singkat tidak dapat dilakukan.

    Teliti tarif roaming antar operator selama Umrah, silahkan klik disini


Perlengkapan pada Koper Besar / Bagasi

[LAKI-LAKI]

Adapun perlengkapan yang harus dibawa untuk laki-laki adalah sebagai berikut:

  • Kain Ihram cukup 1 Set (Bisa digunakan 2-3 kali Umrah selama tidak kotor/terkena najis)
  • Tas Sandal bila ada atau plastik kresek untuk membungkus sandal ke dalam Masjid. 

    Untuk di Masjidil Haram/Mekkah telah disediakan plastik bening untuk membungkus sandal di dekat pintu masuk. Rak sandal/sepatu juga tersedia di dalam dan tengah Masjid, namun terbatas. 

    Sedangkan di Masjid Nabawi/Madinah disediakan disediakan sepatu menyebar dan merata, di pinggir barisan, ditengah barisan (dekat pilar), sehingga jumlah rak mencapai ribuan jumlahnya jika dilihat dari nomor rak. 

    Jangan lupa menghapal nomor rak sandal/sepatu, sandal hilang lebih dikarenakan lupa nomor rak.

  • Sabuk Haji yang ada dompetnya, bisa digunakan untuk menyimpan uang dan mengikat kain Ihram. Fungsi sabuk haji bisa juga digantikan dengan tas pinggang.
  • Kacamata hitam bila ada, dapat digunakan saat tour/ziarah karena suasana sinar matahari di siang hari sangat menyilaukan.
  • Baju Koko atau sejenisnya, disarankan warna putih/warna lembut, untuk digunakan saat ke Masjid dan ziarah/tour. (bawa disesuaikan dengan jumlah hari)
  • Celana bahan/kain, hindari celana jeans walau disana ada satu-dua orang yang memakainya, celana kain akan membuat bagasi lebih ringkas dibandingkan celana jeans karena ketebalannya. (bawa disesuaikan dengan jumlah hari)
  • Pakaian tidur (bebas, boleh kaus dan celana pendek, secukupnya saja).
  • Sarung (bisa digunakan juga sebagai selimut kalau dingin).
  • Pakaian dalam (bawa disesuaikan dengan jumlah hari).
  • Pelembab/Handbody (saat suasana terik membuat kulit kering, terutama sehabis mandi menggunakan sabun menyebabkan kulit kering).
  • Sweater/Jaket (boleh dibawa saat musim dingin, atau ketika sholat terutama di Masjid Nabawi menggunakan pendingin udara/AC).
  • Sajadah (bila diperlukan bawa yang tipis saja, seluruh areal Masjid telah dilengkapi Sajadah, datanglah ke Masjid setengah jam sebelum waktu adzan sholat dikumandangkan, terutama sholat Jumat sebisa mungkin satu jam sebelum adzan).
  • Perlengkapan mandi (pihak hotel biasanya telah menyediakan, namun bagi yang sekamar bertiga/berempat bisa jadi persediaan terbatas. Untuk mengantisipasi, bawalah Handuk, Sabun, Sikat Gigi, Pasta Gigi dan Shampo kemasan sachet.)
  • Handuk kecil (Untuk dibasahi dengan air lalu digunakan untuk menutup kepala ketika musim panas)
  • Kaos Kaki (digunakan ketika musim dingin/sholat di Masjid bila kedinginan tidak tahan AC).
  • Charger Handphone
  • Kamera Pocket dan Baterai Cadangan
  • Obat pribadi (Obat Batuk/Flu, Obat Sakit Perut/Diare, Balsem, Minyak Kayu Putih, Koyo untuk kaki pegal, dll).
  • Masker, digunakan bila peralihan musim/angin kencang digurun membawa butiran debu/pasir, atau digunakan bila Anda flu agar tidak menulari jemaah yang lain.


Perlengkapan pada Koper Besar / Bagasi 
[PEREMPUAN]

Adapun perlengkapan yang harus dibawa untuk perempuan adalah sebagai berikut: 

  • Bergo Seragam dari Travel
  • Gamis / Kemeja-Rok (Disarankan berwarna putih/lembut)
  • Mukena Atasan
  • Tas Sandal bila ada atau plastik kresek untuk membungkus sandal ke dalam Masjid.
  • Kacamata hitam bila ada, dapat digunakan saat tour/ziarah karena suasana sinar matahari di siang hari sangat menyilaukan.
  • Pakaian tidur (bebas, boleh daster, secukupnya saja).
  • Pakaian dalam (bawa disesuaikan dengan jumlah hari).
  • Pelembab/Handbody (saat suasana terik membuat kulit kering, terutama sehabis mandi menggunakan sabun menyebabkan kulit kering).
  • Sweater/Jaket (boleh dibawa saat musim dingin, atau ketika sholat terutama di Masjid Nabawi menggunakan pendingin udara/AC).
  • Sajadah (bila diperlukan bawa yang tipis saja, seluruh areal Masjid telah dilengkapi Sajadah, datanglah ke Masjid setengah jam sebelum waktu adzan sholat dikumandangkan).
  • Perlengkapan mandi (pihak hotel biasanya telah menyediakan, namun bagi yang sekamar bertiga/berempat bisa jadi persediaan terbatas. Untuk mengantisipasi, bawalah Handuk, Sabun, Sikat Gigi, Pasta Gigi dan Shampo kemasan sachet.)
  • Handuk kecil (Untuk dibasahi dengan air lalu digunakan untuk menutup kepala ketika musim panas)
  • Kaos Kaki (digunakan ketika musim dingin/sholat di Masjid bila kedinginan tidak tahan AC).
  • Charger Handphone
  • Kamera Pocket dan Baterai Cadangan
  • Obat pribadi (Obat Batuk/Flu, Obat Sakit Perut/Diare, Balsem, Minyak Kayu Putih, Koyo untuk kaki pegal, dll).
  • Masker, digunakan bila peralihan musim/angin kencang digurun membawa butiran debu/pasir, atau digunakan bila Anda flu agar tidak menulari jemaah yang lain.


Perlengkapan pada Koper Kecil / Cabin
Koper Kecil atau Tas Cabin dapat diisikan sebagai berikut:

  • Buku Do'a / Al Quran bila ingin membaca selama di perjalanan, jika tidak membawa Al Quran di Masjid sudah tersedia lebih dari cukup.
  • Handphone/Tablet/Laptop/Kamera, pastikan dalam kondisi mati selama berada di dalam pesawat.
  • Dompet berisikan uang tunai secukupnya.
  • Alat Shalat
  • Makanan ringan/Obat pribadi
  • Minuman saat menunggu di bandara (Cairan lebih dari 100ml tidak boleh dibawa saat penerbangan dari Indonesia ke Jeddah).
  • Sikat dan Pasta Gigi


Tips penting ala Maestro Intermezzo seputar pemberian tanda pada koper Anda.
Untuk menghindari kejadian koper tertukar/koper hilang, selain diberikan Nama/Alamat/Telepon pada bagian tempat identitas koper (seukuran kartu nama/kartu ATM), Anda dapat menambahkan ciri khusus pada koper. Seperti:
  • Penambahan pita atau kain perca pada bagian handle/pegangan koper,
  • Print Komputer bertuliskan nama lengkap dan nomor telepon yang dilaminating dan diikatkan ke handle/pegangan koper,
  • Foto ukuran postcard yang ditempel pada tas,
  • Anyaman tali tambang plastik mengelilingi koper.
  • Gantungan kunci unik ataupun ID Tag khusus koper.
  • Tali Ikat Koper tambahan / Luggage Strap yang memiliki kunci pengaman TSA.
  • Menulis nama pada sisi samping koper menggunakan Spidol warna Silver atau Gold.
  • Atau hal-hal lain yang bisa Anda lakukan sesuai keinginan.






Catatan:
  • Tarif Telepon dan SMS prabayar yang digunakan adalah tarif Umrah (bila ada) ataupun tarif International roaming yang bersumber dari website masing-masing provider pada tanggal 14 April 2013.
  • Kurs jual 1 SAR (Saudi Arabia Real) sekitar Rp.2.620,- sd Rp. Rp.2.750,- (tergantung money changer dan nominal penukaran). Bank Pemerintah maupun Swasta ada juga yang melayani penukaran uang asing.
  • Apabila ada tips maupun saran yang berkaitan dengan artikel ini, mohon dapat berbagi via komentar. Tips maupun saran Anda dapat bermanfaat bagi semua.

1 komentar:

  1. Halo, nama saya SALSABILLA ZULFKAR memangsa hukuman di tangan kreditor palsu. Saya kehilangan sekitar Rp. 30.000.000 karena saya butuh modal besar Rp. 300.000.000, Saya hampir mati, saya tidak punya tempat untuk pergi. Perdagangan saya hancur, dan dalam proses itu saya kehilangan anak dan ibu saya. Saya tidak tahan lagi dengan kejadian ini. Minggu lalu saya bertemu dengan seorang teman lama yang mengundang saya ke seorang ibu yang baik, Ms. KARINA ROLAND LOAN COMPANY, yang akhirnya membantu saya mendapatkan pinjaman sebesar Rp.500.000.000,00

    Ibu yang baik, saya ingin mengambil kesempatan ini untuk menerima ucapan terima kasih saya, dan semoga Tuhan terus memberkati ibu yang baik KARINA ROLAND dan teman saya. Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberikan nasihat kepada orang Indonesia lainnya, ada banyak penipu di sana, jadi jika Anda memerlukan pinjaman dan keamanan dan siapa pun yang membutuhkan pinjaman harus cepat, hubungi KARINA ROLAND melalui email karinarolandloancompany@gmail.com
    Anda masih dapat menghubungi ibu whatsApp nomor +1 (585) 708- 3478
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email: (salsabillazulfikar4@gmail.com). untuk informasi lebih lanjut.

    BalasHapus